//
you're reading...
Biografi Ulama

Biografi Asy Syaikh Al Musnid Muhammad Idris Al Marbawi Al Indunisi Al Malizi

Riwayat Hidup Syaikh Al Marbawi

  1. A.    Nama & Nasabnya

Beliau bernama lengkap Muhammad Idris bin ‘Abdurrauf bin Ja’far bin Idris Al Marbawi. Berasal dari kota Kuala Kansar wilayah Biraq Malaysia. Asalnya kembali kepada para trans dari Sumatera Indonesia ke Malaysia.

Al Marbawi adalah nisbah dari nama kampungnya, Lubuk Marbu. “Lubuk” adalah sebuah sungai yang dalam, sedangkan “Marbu” adalah sebuah nama pohon yang tumbuh di sekitar sungai tersebut atau biasa dikenal dengan pohon jati, bahan baku pembuatan kapal.

Dan yang patut disebutkan di sini adalah bahwa Percetakan Marbawi (Al Mathba’ah Al Marbawiyyah) yang berada di Mesir merupakan nisbah kepada dirinya, karena empunya adalah Syaikh Al Marbawi. Begitu juga dengan kamus ‘Arab-Melayu yang lebih terkenal dengan Kamus Al Marbawi, karena beliau lah penulisnya.

  1. B.    Kelahiran & Pertumbuhannya

Beliau lahir di Makkah pada 28 Dzul Qa’dah 1313 H yang bertepatan tahun 1893 M ketika kedua orangtuanya tengah melaksanakn ibadah haji di rumah Allah, Al-Haram.

Bersama kedua orangtuanya, Al Marbawi tinggal di Makkah dari sejak ia lahir sampai mencapai umur 10 tahun. Kemudian ia dan keluarganya pindah ke Malaysia pada tahun 1323 H.

  1. C.     Perjalanannya ke Negeri Kinanah Mesir

Kemudian Al Marbawi dan keluarganya mengadakan perjalanan ke Mesir dan tinggal di samping Al Azhar University of Cairo dari sejak 1934 sampai tahun 1989 M.

  1. D.     Kembalinya ke Malaysia

Al Marbawi kembali ke Malaysia setelah perantauannya selama 55 tahun dan tinggal di Ibuh, Biraq.

  1. E.     Keilmuannya

Makkah, Al Marbawi sudah masuk di madrasah ‘arab  ibtidaiyah dan telah hafal 10 juz dari Al Quran. Dia juga sudah mempelajari beberapa disiplin ilmu di halaqat-halaqat ilmiah.

Ketika Al Marbawi berpindah ke Malaysia, ia kemudian masuk ke madrasah di desa setempat dan mengikuti halaqah-halaqah ilmu yang ada di masjid-masjid atau yang dinamai dengan Al Funduq. Lalu ia beralih mengikuti halaqah-halaqah para ulama di wilayah dan kota-kota di Malaysia. Daru ulama-ulama itu, ia mempelajari fiqih, hadits, ‘aqidah, bahasa ‘Arab, dan lainnya.

Pada tahun 1934 M, Al Marbawi melawat ke Mesir untuk menyempurnakan studinya. Dia termasuk putera pertama dari daerahnya yang meneruskan studi di perguruan tinggi di Mesir.

Pada tahun 1980, Syaikh Al Marbawi mendapatkan gelar doctor kehormatan dari Universitas Negeri Malaysia dalam bidang filsafat Islam.

Sebagaima ia juga memenangkan penghargaan (beserta imigrasi) pertama pada 1408. Dia lah yang pertama kali memenangkan penghargaan ini sejak pertama kali didirikannya di Malaysia.

  1. F.     Karya-Karya Ilmiahnya

1. Tafsir Quran Al Marbawi

2. Tafsir Surah Yasin

3. Tafsir Surah Al Fatihah

4. Tafsir Juz ‘Amma

5. Bahrul Madzi syarh Mukhtashar Jami’ At Tirmidzi (dengan bahasa Melayu tulisan ‘Arab. 12 jilid, dicetak di Darul Fikr Beirut, Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah Beirut, kemungkinan Al Mathba’ah Al Marbawiyyah Mesir, dan telah ditranslit ke dalam huruf latin)

7. Tarjama Kitab Bulughul Maram ke dalam bahasa Melayu

8. Kamus Al Marbawi (‘Arab-Melayu)

9. Kamus Saku Al Marbawi

10. Perbendaharaan Ilmu  (sebuah kamus ensiklopedi ilmu syar’i)

11. Nizhomul Hayat lil Ummah Al Islamiyyah (Perundang-Undangan Hidup untuk Ummat Islam)

12. Dll

  1. G.    Sifat dan Ihwalnya

Sungguh Syaikh Al Marbawi telah diberi rizki berupa akal yang kuat dan tubuh yang kokoh. Meski beliau sudah berusia 90 tahun namun badannya masih bugar (sehat), gerakannya tetap kuat, dan pemahamannya juga masih cepat.

Beliau juga masih suka mengenakan sorban dan jubah. Beliau adalah seorang yang ‘alim, wara’, sangat perhatian dengan silaturahmi dan bermuamalah dengan baik kepada manusia, da pergaulannya juga baik. Sebagaimana juga beliau bersifat tawadhu dan selalu mengikuti sunnah dalam setiap urusannya.

  1. H.    Kewafatannya

Syaikh Al Marbawi wafat pada tahun 1410 H, bertepatan dengan 1989 M. Dikebumikan di pekuburan Islam Lubuk Marbu Kuala Kansar di samping makam istri pertamanya yang wafat lima bulan sebelumnya. Rohimahullah wa askanahu fasiha jannatih.

Namanya telah diiabadikan di Malaysia dengan dipakai sebagai nama beberapa yayasan, seperti:

  1. Fakultas Idris Al Marbawi di Universitas Negeri Malaysia
  2. Madrasah Syaikh Idris Al Marbawi di Kuala Kansar
  3. Fakultas Idris Al Marbawi di Ibuh yang didirikan oleh puterinya dari hadiah award yang didapat oleh Syaikh Al Marbawi. Allahua’lam. []

 

Selesai diterjemahkan dari www.esnady.com tulisan Ahmad ‘Abdurrazzaq As Sa’di –semoga Allah membalasnya dengan kebaikan-

Berikutnya insyaAllah adalah terjemah studi tentang kitabnya, Bahrul Madzi syarh Jami’ At Tirmidzi.

 

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: