//
you're reading...
Bimbingan Islam

Status Orang yang Mempelajari Islam Secara Otodidak

Soal:

Apakah diperbolehkan mempelajari agama hanya dari buku-buku tanpa guru (otodidak), khususnya apabila sulit untuk belajar dari para ulama karena kelangkaan mereka? Dan apakah pendapat Anda tentang perkataan orang yang berkata:

مَنْ كَانَ شَيْخُهُ كِتَابُهُ كَانَ خَطَئُهُ أَكْثَر مِنْ صَوَابِهِ

“Siapa yang gurunya adalah bukunya, pasti kekeliruannya lebih banyak daripada benarnya.”?

Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rohimahulloh menjawab:

Tidak ragu bahwa ilmu diperoleh dengan menimbanya dari tangan ulama dan menimbanya dari buku-buku. Karena kitab seorang ulama adalah ulama itu sendiri. Ia berbicara kepadamu (mengajarimu) melalui bukunya. Jika seseorang berudzur untuk menuntut ilmu dar iahli ilmu (ulama), maka ia menimbanya dari buku-buku.

Akan tetapi memperoleh ilmu dari jalan para ulama itu lebih dekat dari pada memperolehnya dari jalan buku-buku. Karena orang yang memperoleh ilmu dari jalan ilmu lebih capek dan memerlukan kesungguhan yang ekstra. Meski sudah begitu, terkadang samar baginya sebagian perkara seperti kaidah-kaidah syari’at yang dibuat kaidah dan dhowabith oleh ahli ilmu. Maka ia harus haru smemiliki refrensi (rujukan) dari ahli ilmu sesuai kemampuannya.

Adapun orang yang mengatakan, “Siapa yang gurunya adalah bukunya, pasti kekeliruannya lebih banyak daripada benarnya.” Init idaklah benar secara mutlak, tidak juga rusak secara mutlak.

Adapun orang yang mengambil ilmu dari buku apa s aja yang dilihatnya, tidak ragu ia akan lebih banyak salahnya. Orang yang di daklam belajarnya berpegang kepada buku-buku ulama yang terkenal dengan ketsiqqahan, keamanahan, dan keilmuannya, maka ini tidak banyak salahnya, bahkan boleh jadi apa yang diucapkannya lebih banyak kebenarannya.

 

  • Ash Shohwah Al Islamiyyah: Dhowabithwa Taujihat (hal. 150-151) karya Al ‘Allamah Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rohimahulloh

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: