//
you're reading...
Kisah & Hikmah

Begini Ceritanya (Potret Ketawadhuan Ibnu ‘Utsaimin)

Al Utsaimin
Suatu hari syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin –rahimmahullah– keluar bersama seorang sopir dengan mobilnya dari ‘Unaizah menuju Buraidah untuk sebuah kepentingan. Sopir yang mengantar Syaikh tadi mengendarai mobilnya dengan sangat kencang sehingga melebihi batas maksimal peraturan kecepatan. Namun ternyata di jalan ada tilangan yang menargetkan pengemudi-pengemudi yang mengendarai dengan kecepatan lebih. Mobil pun diberhentikan untuk ditilang. Akan tetapi saat pak petugas menengok kedalam mobil ia melihat sosok Syaikh Ibnu ‘Utsaimin sehingga membuatnya malu untuk mentilang seraya berkata, “Silahkan lanjut terus saja.”
Mobil pun segera melaju dan tidak berapa lama kemudian, Syaikh bertanya kepada pak sopir, “Kenapa tadi mereka memberhentikan kita?”
“Karena tadi saya mengendarai dengan kecepatan melebihi maksimal,” jawab pak sopir.
“Lantas kenapa mereka melepaskan kita,” tanya Suaikh.
“Karena tadi mereka melihat Anda, Syaikh,” jawab pak sopir.
“Ayo kembali ke sana lagi,” pinta Syaikh.
Mendengar pereintah Syaikh, pak sopir pun segera memutar mobilnya kembali menuju TKP.
Sesaat setelah mobil sampai di tempat di mana tadi ada tilangan, Syaikh bertanya kepada pak petugas, “Kenapa tadi Anda memberhentikan kami?”
“Karena tadi mobil yang Anda kendarai melaju dengan kecepatan di atas setandar,” jawab petugas.
“Lalu kenapa Anda membiarkan kami berlalu,” tanya Syaikh kembali.
“Karena tadi saya melihat Anda di mobil, maka saya kira Anda mempunya keperluan penting lalu saya pun mempersilahkan mejau terus,” jawab pak petugas.
“Berapa pelanggarannya?” tanya Syaikh.
“Tidak usah, Syaikh,” timpal pak petugas menolak mengambil denda tilangan.
“Berapa?” paksa Syaikh lagi.
“Tiga ratus, Syaikh,” jawab pak petugas dengan penuh keterpaksaan.
“Ni ada 150 ambil dan yang 150 kamu ambil dari sopir ini, tadi karena kau tidak memberinya nasehat (untuk berjalan lebih pelan),” jawab Syaikh sembari mengylurkan uang tilang.
Dikutip dari Ad-Durr Ats-Tsamin fi Tarjamah Faqihil Ummah Al ‘Allamah Ibnu ‘Utsaimin hal 226 yang penulis nukil dari ceramah Syaikh Muhammad Sholih Al-Munajjid dengan perubahan gaya bahsa.

Dishare pertama kali oleh: (http://www.facebook.com/firmanhidayat.almarwadi.5/posts/138475456320166)

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: