//
you're reading...
Nasehat

Tidakkah Datang Waktunya?

Marilah sejenak Anda dengarkan
ucapan yang paling benar yang
terjemahnya:
“Belum tibakah waktunya bagi orang-
orang yang beriman, untuk berdzikir
(dengan Al-Quran) kepada Allah secara
khusyuk dan mematuhi kebenaran yang
telah diwahyukan (kepada mereka
berupa Sunnah), dan janganlah mereka
(berlaku) seperti orang-orang yang
telah menerima Alkitab sebelum itu
(dari kalangan Yahudi dan Nasrani),
kemudian mereka melalui masa yang
panjang sehingga hati mereka menjadi
keras. Dan banyak di antara mereka
menjadi orang-orang fasik.” (QS Al-
Hadid: 16)
Penulis At-Tafsir Al-Munir li Ma’alimit
Tanzil (II/493) berkata, “Maknanya
ialah: Bukankah datang waktunya bagi
orang-orang yang beriman untuk
berdzikir kepada Allah dalam keadaan
khusyuk hatinya, dan dengan apa yang
diturunkan berupa Al-Quran, dan
mereka patuh dengan kepatuhan yang
sempurna terhadap perintah-perintah
dan larangan-larangannya.”
Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq -semoga
Allah meridhainya-, bahwasannya ayat
ini dibacakan di hadapannya
sementara di sekelilingnya adalah
sekelompok orang dari penduduk
Yamamah. Maka mereka pun menangis
dengan tangisan yang hebat (karena
mendengar ayat ini. Beliau
berkomentar, “Beginilah kami dahulu
sehingga hati pun menjadi
keras.” (Tafsir As-Siraj Al-Munir IV/218,
karya Muhammad bin Muhammad Al-
Khathib Asy-Syarbini)

Artikel: almarwadi.wordpress.com

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: