//
you're reading...
Firqah Sesat

Maha Guru Ulama Nusantara Memvonis Kafir Agama Syi’ah

syiah-sesat

Al-‘Allamah Abu ‘Abdul Mu’thi Muhammad Nawawi bin ‘Umar Al-Jawi Al-Bantani Asy-Syafi’i –rahmatullah ‘alaih– yang digelari “Sayyid ‘Alim Al-Hejaz” oleh penduduk Taimur, berkata dalam salah satu kitabnya yang berjudul Mirqâh Shu’ûd At-Tashdîq fî Syarh Sulam At-Taufîq Ilâ Mahabbatillâh ‘alâ At-Tahqîq hal. 113:

(و بغض الصحابة) و قال صلى الله عليه و آله وسلم : «لا تسبوا أصحابي، فلو أنفق أحدكم مثل أحد ذهبا ما بلغ مد أحدهم و لا نصيفه» و قال : «من سب أصحابي فعليه لعنة الله و الملائكة و الناس أجمعين، لا يقبل الله صرفا و لا عدلا» أي لا توبة و لا فدية. قال مالك : من غاظ أصحاب محمد صلى الله عليه و سلم  فهو كافر، لقوله تعالى : ﴿ ليغيظ بهم الكفار﴾ ذكر ذلك السنوسي في شرح الوسطى

Di antara maksiat hati ialah membenci shahabat Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda, “Jangan kamu mencela shahabatku! Sekiranya seorang di antara kalian berinfak emas sebesar gunung Uhud, itu tak akan menyamai segenggam sedekah mereka, tidak pula setengahnya.” [Dinilai sebagai hadits hasan oleh Al-Albani dalam As-Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah. Beliau berkomentar, “Ringkasnya, menurutku minimal hadits tersebut berderajat hasan dengan seluruh jalurnya.” Lihat takhrijnya di http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?p=1767016]

Beliau juga bersabda, “Siapa yang mencaci shahabatku, maka baginya adalah laknat Allah, para Malaikat, dan seluruh manusia. Allah tidak akan menerima taubat dan tebusan.”

Imam Malik bin Anas –rahmatullah ‘alaih– mengatakan, “Siapa yang membenci shahabat Nabi Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, maka ia telah kafir! Berdasarkan firman Allah Ta’ala, “…karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin).” [QS Al-Fath: 29]

Demikian apa yang disebutkan oleh As-Sanusi dalam Syarh Al-Wushtha.

Kita tambahkan, adapun kelengkapan ayat di atas ialah sebagai berikut:

﴿ مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا ﴾

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

Di di hal. 120 di kitab yang sama, beliau juga mengatakan:

فصل في بعض معاصي الألسن و حد القاذف و كفارة الظهار (و من معاصي اللسان … و منها) أي من معاصي اللسان : (سب الصحابة) قال صلى الله عليه و سلم : «من سب الأنبياء قتل، و من سب أصحابي جلد، و من سب عليا فقد سبني، و من سبني فقد سب الله» رواه أحمد و الطبراني، حكى ذلك عبد الوهاب بن أحمد في البدر المنير.

Di antara maksiat yang dilakukan oleh lisan adalah mencela shahabat Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda, “Orang yang mencela nabi dibunuh, yang mencela shahabat didera, dan yang mencela Ali berarti ia telah mencelaku, dan siapa yang telah mencelaku, berarti ia telah mencela Allah.” Diriwayatkan Ahmad dan Ath-Thabrani. Demikian yang diceritakan oleh ‘Abdul Wahhab bin Ahmad dalam Al-Badr Al-Munir.

Pondok Gede, 07: 31 Ahad, 29 Dzul Hijjah1434 H

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

2 thoughts on “Maha Guru Ulama Nusantara Memvonis Kafir Agama Syi’ah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: