//
you're reading...
Firqah Sesat

Episode Sunnah dan Syi’ah di Bumi Melayu

aliran sesat“Sudah semenjak Kerajaan Islam Perlak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase sudah berkembang aliran Syi’ah dan aliran Ahlussunnah, yang saling rebut pengaruh dan kekuasaan antara keduanya,” ungkap Ustadz Ali Hasjmy -sejarawan alumni Sumatera Thawalib.

“Adalah satu hal yang logos, kalau saling rebut pengaruh dan kekuasaan antara Syi’ah dan Ahlussunnah yang telah berkecamuk dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Masing-masing pihak coba. Mempengaruhi pimpinan Negara dan selanjutnya kalau mungkin merebut kekuasaan.

Dalam abad ke XVI dan XVII, tokoh-tokoh ulama yang beraliran Syi’ah dan beraliran Ahlussunnah, silih berganti datang ke Aceh dari Arabia, Persia, dan India, masing-masing untuk memperkuat golongannya.

Dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mansur Syah, yang memerintah dalam tahun 989-995 H (1581-1587 M), datanglah ke Aceh dua ulama dari Makkah dan seorang dari India, yaitu:

1. Syaikh Abdul Khair Ibnu Hajar, yang menganut aliran Syi’ah ekstrim, beliau membawa ke Aceh paham Thariqat Wujudiyah (Wahdatul Wujud) dalam masalah A’janus Sabitah. Ajaran-ajaran beliau mendapat sambutan baik daei Syaikh Hamzah Fanzury dan Syaikh Syamsuddin Sumatrani serta para pengikutnya.

2. Syaikh Muhammad Yasin, penganut aliran Ahlussunnah, yang membawa aliran dan ajaran Wahdatusy Syuhud, lawannya paham Wahdatul Wujud. Ajaran beliau ini kemudian dikembangkan oleh Syaikh Nuruddin Ar Raniry dan Syaikh Abdurrauf Fansury As Singkili (Teungku Syiah Kuala) serta pengikutnya.

3. Syaikh Muhammad Jailani bin Hasanji bin Muhammad Hamid (pamannya Syaikh Nuruddin Ar Raniry) yang datang. Dari Gujarat India; beliau penganut aliran Ahlussunnah dan paham Wahdatusy Syuhud. Pada masa itu, terjadilah perdebatan seru dan pertukaran pikiran sengit antara kedua aliran paham itu. (M. Yunus Jamil : Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh hlm. 44)”

Sumber : 59 Tahun Aceh Merdeka di Bawah Pemerintahan Ratu cet. Bulan Bintang Jakarta

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: