//
you're reading...
Aqidah dan Manhaj, Hadits Nabawi & Ilmunya

Serial Syarah Arba’in: Dasar-dasar Agama Islam dalam Hadits Jibril (7)

EhsanMakrifat Ihsan

“Ia bertanya, ‘Beritahu aku apa itu ihsan?’ Beliau menjawab, ‘Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau dapat melihat-Nya. Apabila kamu tidak sanggup melihat-Nya, sejatinya Dia melihatmu.’

Ihsan ada tiga[1], yaitu ihsan terhadap sesama, ihsan kepada sang pencipta, dan ihsan ketika berbuat. Ihsan model pertama bermakna berbuat baik, sementara ihsan jenis kedua memiliki arti sebagaimana yang didefinisikan Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– di atas, sedangkan yang terakhir yang maksudnya apabila seseorang mengerjakan sesuatu hendaknya ia mengerjakannya dengan baik dan sempurna.

Muhammad Nawawi bin ‘Umar Al-Bantani Asy-Syafi’i menjelaskan dalam Kasyifah As-Saja[2], bahwa dalam menunaikan ibadah, seorang hamba memiliki tiga tingkatan, yaitu:

Pertama, hamba yang melakukan ibadah sekedar untuk menggugurkan kewajiban, dalam artian bahwa syarat dan rukunnya dapat terpenuhi.

Kedua, seorang hamba yang melakukan ibadah seperti orang pertama namun telah tenggelam dalam lautan mukasyafah sekakan-akan ia menyaksikan-Nya.

Ketiga, seseorang yang mengerjakan ibadah semacam tadi dan dia merasa bahwa Allah tengah menyaksikannya.

Ihsan sebagaimana yang Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– seperti di atas merupakan tingkatan paling tinggi. Di bawahnya didudukki Iman dan tinggkat di bawahnya lagi didudukki Islam. Setiap muhsin (baca: orang yang berbuat ihsan) adalah mukmin muslim, dan tidak sebaliknya.  Oleh karena itu di surat Al-Hujarat ayat ke-14,

قُل لَّمْ تُؤْمِنُوا وَلَٰكِن قُولُوا أَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْإِيمَانُ فِي قُلُوبِكُمْ ۖ

Orang-orang Arab Badui itu berkata, Kami telah beriman,’ Katakanlah, Kamu belum beriman, tapi katakanlah, kami telah tunduk (berislam).”

[1] Syarh Al-Ushul Ats-Tsalatsah (hlm. 171-172) oleh Dr. Shalih bin Fauzan bin ‘Abdullah Al-Fauzan.

[2] Kasyifah As-Saja hlm. 26.

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: