//
you're reading...
Fatwa Ulama, Fiqih dan Hukum

Status Hukum Dzikir Berjama’ah Setelah Tarawih

jamaiSoal: Apa hukum dzikir berjama’ah seusai shalat tarawih?

Jawab: Doa berjamaah yang dilakukan setelah shalat tarawih termasuk perbuatan bid’ah. Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

“Sesiapa yang melakukan perbuatan yang tidak bertuntunkan dari kami, maka perbuatan tersebut tertolak tidak diterima.” [HR Muslim]

Adapun doa yang dituntunkan oleh Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang dipanjatkan setelah shalat tarawih ialah:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Yang dibaca tiga kali dengan mengangkat suara pada kali ketiganya.

Imam Ahmad (14929), Imam Abu Dawud (1430), dan An-Nasa’i (1699) meriwayatkan hadits dari Ubay bin Ka’b –radhiyallahu ‘anhu-, katanya:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْوِتْرِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فَإِذَا سَلَّمَ قَالَ : سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ، سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ، سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ، وَرَفَعَ بِهَا صَوْتَهُ

“Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- pada saat witir biasa membaca surat Al-A’la, surat Al-Kafirun, dan surat Al-Ikhlas. Dan apabila beliau telah bersalam, beliau membaca: subhanal malikil quddus, subhanal malikil quddus, subhanal malikil quddus dengan mengeraskan suaranya.”

Hadits ini dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Kitab Shahih An-Nasa’i (no. 1653).

Kemudian pada shalat witir, imam shalat akan melakukan ritual qunut yang akan diamini oleh para makmum yang berdiri di belakangnya. Hal ini berdasarkan praktek Ubay bin Ka’b –radhiyallahu ‘anhu- ketika beliau bertindak sebagai imam pada shalat tarawih di masa pemerintahan ‘Umar –radhiyallahu ‘anhu-. Amalan ini kiranya bisa dijadikan sebagai ganti bid’ah yang telah dibicarakan di atas.

Benarlah apa yang diungkapkan oleh seorang penyair:

وكل خير في اتباع من سلف     وكل شر في ابتداع من خلف

“Kebaikan itu ada pada mengikuti orang-orang Salaf shahabat) *** sedangkan keburukan itu ada pada mengekor orang-orang yang hidup di belakangan hari.”

 Sumber: https://islamqa.info/ar/37753

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: