//
you're reading...
Biografi Ulama

‘Abdul Haq Al-Jawi Al-Bantani, Ulama Makkah Asal Banten yang Disayangkan

makkaPenulisan kitab dalam vak ushul fiqih yang dilakukan ulama Nusantara sebelum abad ke-20 M atau ke-15 H terbilang masih sangat sedikit dibanding kitab-kitab yang ditulis mengenai aqidah, fiqih, dan tasawuf. Dahulu saya mengira setidaknya hanya ada 2 kitab yang masing-masing bertajuk “An-Nafahat ‘ala Syarh Al-Waraqat” yang ditulis oleh Al-‘Allamah Ahmad bin ‘Abdul Lathif Al-Khathib Al-Jawi Al-Minangkabawi dan “Is’af Al-Muthali’ ‘ala Al-Al-Badr Al-Lami'” karya Al-‘Allamah Muhammad Mahfuzh bin ‘Abdullah Al-Jawi At-Tarmasi. Kitab pertama dicetak untuk kali pertamanya di Musthafa Al-Babi Al-Halabi Cairo pada 7 Dzul Qa’dah 1357 H yang bersesuaian dengan 29 Desember 1938 M denang tashih yang diketuai oleh Ahmad Sa’d ‘Ali. Sedangkan kitab kedua, “Is’af Al-Muthali'”, pernah dicetak -walaupun tidak lengkap- di Matba’ah ‘Abdurrahman Muhammad Mesir dengan tidak menyebutkan tahun cetaknya. Namun akhir-akhir ini kitab ini mendapat perhatian lebih serius oleh para ulama. Hal ini terbukti setidaknya dengan munculnya sejumlah mahasiswa program S1 ataupun S2 yang menjadikan kitab ini sebagai bahan penulisan tesis ataupun desertasi.

Kemudian beberapa bulan yang lalu saya menjumpai ternyata ada ulama Nusantara lain yang juga turut menulis buku dalam tema ushul fiqih. Dari manuskrip yang saya lihat, tertulis judul Al-Aqwal Al-Mulhaqat ‘ala Mukhtashar Al-Waraqat. Sedangkan nama penulis termaktub jelas ‘Abdul Haq bin ‘Abdul Hannan Al-Jawi -rahimahullah-. Beliau ini pernah saya rekam perjalanan hidupnya dalam sebuah tulisan sederhana. Dalam tulisan ini saya mengatakan sebagai berikut:

Dari sekian banyak keturunan Syaikh Muhammad Nawawi bin ‘Umar Al-Bantani –rahimahullah- yang harum karena keintelektualannya adalah Syaikh ‘Abdul Haqq Al-Bantani Asy-Syafi’i. Meski umurnya tidak begitu panjang karena penyakit busung air yang dideritanya, namun keintelektualan dan keilmuannya tidak perlu diragukan dan dipertanyakan. Hal inilah yang disaksikan Syaikh ‘Abdullah Mirdad Abu Al-Khair sebagai salah seorang kawannya. Beliau berkata, “Beliau (‘Abdul Haqq) adalah seorang pemuda yang shalih, menjaga kesucian diri, memiliki ketenangan, cerdas, pandai dalam ilmu falak, menyibukkan diri dengan mengajar dan beribadah.”

Sejatinya tokoh kita yang satu ini berasal dari Tanara Banten yang dilahirkan di Makkah kira-kira pada tahun 1285 H. Di tempat kelahirannya itu pula ia tumbuh besar dalam keshalihan, kesucian diri, penjagaan, dan kereligiusan.

Sejak usai dini ia telah mulai menuntut ilmu dan bermulazamah kepada para ulama setempat. Di antara guru terpentingnya tidak lain adalah kakeknya sendiri, yaitu Syaikh Muhammad Nawawi Al-Bantani. Kepada kakeknya ini ia membacakan sejumlah kitap dalam banyak disiplin keilmuan. Melaluinya pula ia lulus dalam menuntut ilmu dan banyak memperoleh faidah dan manfaat serta diberi ijazah saat singgah di negeri Kinanah, Mesir.

Pernah juga menghadiri pengajian kitab Al-Mawaqif dalam fiqih Syafi’i yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdul Karim Ad-Daghistani –rahimahullah-.

Oleh karena kecerdasan Syaikh ‘Abdul Haqq tidak membuat kita heran jika beliau mampu menghafal Al-Quran dengan sempurna disertai tajwidnya yang matang, matan nazham Az-Zubad karya Ahmad bin Ruslan –rahimahullah- dalam fiqih Syafi’i yang terdiri dari 1080 bait, Alfiyah Ibnu Malik dalam ilmu nahwu dan sharaf, nazham Ar-Rahbiyyah dalam ilmu waris, dan masih banyak lagi matan-matan kitab yang dihafalnya dengan baik.

tadrij

Tadrij Al-Adani cetakan teranyar

Sudah banyak disilin ilmu yang dikuasai tokoh kita ini. Oleh karena keluasan dan kemahirannya dalam keilmuannya itu beliau segera diizinkan mengajar dan menyampaikan pelajaran kepada para penuntut ilmu yang bertebaran di Makkah. Salah satu tempatnya mengajar adalah di madrasah kakeknya.

Selain mengajar, ‘Abdul Haqq juga menekuni dunia tulis-menulis sebagaimana kebiasaan dan adat para ulama. Beliau telah menghasilkan banyak karya tulis. Salah satunya adalah penjelasan terhadap Syarah As-Sa’d ‘ala Tashrif Az-Zanjani yang diberinya tajuk Tadrij Al-Adani. Tentang kitabnya ini, Syaikh ‘Abdussattar yang juga sahabatnya dan Syaikh ‘Abdullah Mirdad mengatakan, “Ia meruapakan sebuah kitab yang bagus, ungkapannya luas dan gamblang. Dan kitab ini telah dicetak di Makkah dan diterbitkan.” Kitab ini pula menjadi perhatian Syaikh ‘Abdussattar sehingga beliau berkenan mengoreksi dan memberinya taqrizh sebelum naik cetak. Demikian juga Syaikh Mirdad berkenan memberinya taqrizh atas permintaan penulis.

Sebagaimana telah disinggung di atas bahwa Syaikh kita ini tidak berumur panjang. Oleh karena itu Syaikh Mirdad sangat menyayangkannya. Dan waktu kewafatannya adalah pada harii Sabtu 19 Rabi’ Tsani tahun 1324 H di Makkah Al-Mukarramah. Selanjutnya beliau dilepas di pekuburan Ma’lah. Semoga Allah Ta’ala merahmatinya.
Daripada itu beliau meninggalkan beberapa keturunan yang masih belia-belia.

Firman Hidayat Al Marwadi

Al-Aqwal Al-Mulhaqat sendiri kemudian mendapatkan khidmat dari seorang rekan saya. Beliau kemudian menyisihkan lengatnya untuk kemudian mentahqiq dan mencetaknya. Sedangkan kitab beliau yang lain, Tadrij Al-Adani sudah dicetak dan diterbitkan berulang kali oleh berbagai penerbit terkenal dunia, antara lain:

Al-Aqwal Al-Mulhaqat cet Turats Nusantara

Al-Aqwal Al-Mulhaqat cet Turats Nusantara

  1. Dar Ihya’ Al-Kutub Al-‘Arabiyyah pada Rabi’ul Awwal 1348
  2. Haramain -Jiddah-Singapura-Surabaya
  3. Maktabah Sida, Diyar Bakr pada tahun 1436 H setebal 504 halaman. Cetakan ini ditahqiq oleh Muhammad Hadi Al-Mardini.
  4. Dar Nur Al-Shabah dengan pentahqiq Shuhaib Mulla Nuri dan Nasim Bil’ied Al-Jazairi.
  5. Al-Maktabah Al-Hasyimiyyah Turkia.
  6. Al-Maktabah Al-Hanifiyyah.
  7. Dar Zainal Abidin-Qum-Iran pada tahun 2011.

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: