//
you're reading...
Firqah Sesat, Nasehat, Refleksi

Filsafat dalam Sorotan Kritis Buya Hamka

filsafatSejatinya filsafat bukanlah ilmu. Ia sangat tidak layak disebut ilmu. Karena sesungguhnya ilmu yang Allah sanjung dalam Al-Quran, yang dipujioleh Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- adalah ilmu Al-Quran dan Sunnah, bukan yang lainnya. Sebab, jikalau ilmu selain ilmu Al-Quranh dan Sunnah itu terpuji dalam teks-teks suci, tentulah Rasulullah sudah terlebih dahulu mempelajarinya. Namun fakta tidaklah mengatakan demikian.

Berkaitan dengan filsafat, sesungguhnya para ulama telah jauh-jauh hari mengingatkan betapa bahayanya filsafat itu. Filsafat tidak akan membuat orang faham Al-Quran dan Sunnah. Justru ia akan menjauhkan pemahaman dari keduanya. Orang yang terlalu PD mempelajari filsafat, akan terjatuh dalam kubang racun yang serius. Bisa jadi justru malah terjerumus dalam fitnah atheisme, semoga Allah menjauhkan kita saemua darinya. Namun sayangnya, filsafat justru diajarkan di berbagai perguruan tinggi. Hasilnya muncullah mahasiswa-mahasiswa yang berani menafsirkan Islam tanpa dasar ilmu yang benar. Cukuplah keterangan tentang bahaya filsafat itu seperti yang diterangkan Buya Hamka dalam salah satu bukunya. Beliau menulis:

“Tidak mustahil pada akal kalau seorang yang beramal saleh dimasukkan Tuhan ke dalam neraka. Dan tidak mustahil pada akal kalau orang yang berbuat jahat hidup senang dalam surga. Firman Tuhan:


لا يسأل عما يفعل و هم يسئلون


“Tidaklah Tuhan ditanyai atas perbuatan-Nya, melainkan merekalah yang akan ditanyai atas perbuatan mereka.” (Al-Anbiya’; S. 21:23)

Ini adalah filsafat! Agama kalau sudah dicampuri oleh filsafat, mestilah hati-hati. Karena kekacauan akan timbul. Kesannga kepada ke-Islaman adalah kelayuan jiwa; kehilangan semangat bekerja dan berusaha. Dan ayat-ayat yang berisi janji tegas dari Tuhan, bahwa barangsiapa yang berbuat baik akan dimasukkan ke dalam surga, yang jahat neraka tantangannya, semuanya menjadi kendor kuasanya.”

Hamka dalam Pelajaran Agama Islam hlm. 318, Jakarta: Bulan Bintang 1996 cet ke-12. []

About Firman Hidayat Marwadi

Seorang penuntut ilmu yang semoga diberi keistiqamahan oleh Allah dalam setiap kebaikan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: